Gesah dan Ngopai KEBUDAYAAN BANYUWANGI : Dulu, Kini dan Esok

    0
    75

    Bertempat di Kopi Lego ( Kampung Kopi Lerek Gombengsari) Kecamatan Kalipuro Banyuwangi, diskusi yang dipandu oleh Ayong Laros ini dihadiri oleh kurang lebih 50 Budayawan dan pelaku seni dari yang muda sampek yang tua dengan Gesah dan Ngopai KEBUDAYAAN BANYUWANGI : Dulu, Kini dan Esok Minggu 07/04/19.

    Acara yang berlangsung gayeng sampai menjelang magrib itu membedah makalah sebagai pemantik diskusi yang disampaikan oleh Mohammad Isfironi, budayawan, peminat kajian Historical Anthropology.

    Di awal disampaikan Isfironi untuk memahami Kebudayaan Banyuwangi , kita harus memahami masyarakatnya dan untuk memahami masyarakatnya maka kita harus pula mempelajari sejarahnya. Kebudayaan, dalam hal ini juga harus dipahami dengan paradigma baru yang diasumsikan sebagai sebuah proses yang berlangsung secara terus menerus tanpa bermuara pada titik keseimbangan walau waktu sementara apalagi final atau selamanya.

    “Pemahaman demikian saya rasa berguna untuk memperhatikan dinamika , transformasi dan diskontinuitas dalam gerak perkembangan historis dari kebudayaan Banyuwangi, secara garis besar bahwa karya manusia terbesar ada pada batin yang melahirkan budaya menanam kopi masyarakat Gombengsari termasuk sebagai nalar pariwisata dan budaya ngopi sebagai fashion, “tambah Isfironi.

    Sementara itu Ha’o (Hariyono ) owner Kopi Lego , menyampaikan selamat datang kepada hadirin yang hadir, Ha’o sangat berbahagia dan tidak menyangka acara gesah dan ngopi ini dihadiri oleh para budayawan dan pelaku seni di Banyuwangi.

    “Gesah dan Ngopai ini sebagai upaya -upaya yang berhubungan dengan sejarah dan budaya Blambangan, tidak berhenti disini, Kami mencoba mencari budaya Banyuwangi berhubungan dengan kopi, sebab Kebun rakyat di wilayah Lerek Gombengsari harapannya kedepan mengangkat kopi dari swadaya masyarakat Lerek mengenalkan kopi Gombengsari sebagai ikon kopi Banyuwangi ke dunia luar, “jelasnya.

    Ha’o juga berharap kedepannya Kopi Gombrngsari dapat memberikan manfaat, dan sumbangsih terhadap pembangunan di Banyuwangi.(Ilham)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here