Tumpengan dan Takir Sewu di Desa Sraten

0
274

BANYUWANGI – Masyarakat adakan Kirap Akbar Tumpengan dan Takir Sewu Prabu Tawang Alun dalam rangka menyambut tahun baru islam 1 Syuro 1441 H. Minggu (1/9/2019).

Bertempat di simpang tiga masjid Jami’ul Muta’abidin Dusun Sukodadi Rt 01 Rw 4 ( Kedawung ), Desa Sraten Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.

Hadir dalam kegiatan tersebut
Halimi Dinas Pariwisata, Kapolsek Cluring, Sekcam Cluring, Inayanti Kusumasari DPRD Kabupaten Banyuwangi fraksi PKB , Hadi Widodo DPRD Fraksi PDI P dan Toga / tomas Desa Sraten dan sekitar 500 peserta serta sekitar 2000 orang penonton.

Dalam sambutan Ketua Panitia Irawan Suyanto pemberangkatan peserta kirap dan takir sewu oleh Dinas Pariwisata dan Forpimka serta pihak Panitia dengan di tandai pelepasan balon.

Adapun route yang di lalui peserta kirab Takir Sewu adalah Start Simpang masjid Jami’ul Muta’abidin, Sumber mata air ” Sumbersari “, Makam Mbah Gitik dan finish Makam Prabu Tawangalun.

Pelaksanaan Kirab Akbar dan Takir Sewu dalam rangka menyambut tahun baru Muharam / 1 Suro tersebut merupakan kegiatan even rutin setiap tahunya yang di laksanakan oleh warga Dusun Sukodadi ( Masyarakat Kedawung ), yang hanya diikuti oleh 2 RW dan 7 RT dan di tambah 1 RT dari dusun Krajan masyarakat Tanjungsari Desa Sraten.

Kegiatan yang bertajuk ritual adat daerah dan agama serta budaya tersebut sudah di laksanakan yang ke 4 kalinya oleh masyarakat Kedawung dalam rangka mengenang keberadaan makam Prabu Tawangalun yang setiap tahunya di peringati dan di laksanakan.

Dan kami Ucapan selamat datang kepada pihak Dinas Pariwisata, DPRD Kabupaten Banyuwangi, Forpimka, Perangkat Desa, Toga / Tomas, serta seluruh undangan yang telah hadir.

Dan tidak ketinggalan kami Ucapan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak – pihak yang telah membantu hingga suksesnya acara tersebut.

“Kegiatan tersebut kami laksanakan secara swadaya dan hanya mendapatkan bantuan dari Desa hanya 4 juta rupiah / di potong pajak. berharap kegiatan ini bisa berjalan seterusnya karena even ini merupakan even budaya yang kami kemas dalam nuansa islami, “paparnya.

Sambutan perwakilan dari dinas Pariwisata Banyuwangi Halimi menyampekanUcapan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang di berikan.

Mengingat saat ini Kadis Pariwisata dan staf serta pejabat banyak tugas ke luar kota sehingga Kadis berhalangan hadir dan kami atas nama dinas Pariwisata memohon maaf atas ketidak kadiran para pejabat tersebut.

“Semoga adanya acara takir sewu tumpengan yang di lakukan oleh masyarakat berjalan lancar dan sukses. Dengan kegiatan ini bisa bermanfaat dan di beri barkah dan keselamatan dan ketentraman juga kedamean, “ujarnya.(Din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here