TEMPLATE BRAILLE DI PILKADES TAMANAGUNG

    0
    115

    Panitia Pemilihan Kepala Desa Tamanagung nampaknya benar-benar berusaha memenuhi tugasnya hingga menyiapkan fasilitas alat bantu pelaksanaan Pilkades untuk pemilih diffable dalam bentuk Template Braille Selasa (08/10/19)

    Menurut Imam Muslihin, Ketua Panitia Pilkades Tamanagung, pihaknya ingin semua warga dapat berpartisipasi aktif dalam pesta demokrasi di tingkat desa yang akan dilaksanakan serentak esok 9 Oktober 2019.

    “Tujuan kami untuk melayani masyarakat secara maksimal tanpa ada diskriminasi, harapanya agar pemilih bisa menyalurkan aspirasinya tanpa terkecuali,” ujar Imam.

    Saat ini tercatat 9 warga yang memiliki hak pilih merupakan penyandang tunanetra dan tersebar di 3 TPS. Lebih lanjut, Eko salah satu Anggota Panitia Pilkades Tamanagung yang bertugas menjemput Template Braille produksi Lembaga Aura Lentera mengungkapkan semangatnya saat mempelajari prosedur penggunaan Template tersebut.

    “Saya bersyukur hari ini bisa menambah wawasan tentang alat bantu untuk tunanetra ini. Terimakasih mas Win atas bantuannya,” ujarnya menunjuk Nurhadi Windoyo ketua Aura Lentera.

    “Saat ini logistik sudah siap dikirim dan sedang dijaga aparat kepolisian, hanya tinggal menunggu template braille ini saja,” tambah Eko.

    Menanggapi kesiapan Panitia Pilkades Tamanagung tersebut, Dian Purnawan, Komisioner KPU Banyuwangi Divisi SDM & Sosdiklih Parmas mengapresiasi.

    “Sejak awal tahapan Pilkades, kami dari KPU selalu mendukung panitia dapat menjalankan tugasnya dgn baik dan maksimal. Dengan adanya Template Braile yg di beberapa tempat dapat dipenuhi, tentunya KPU sangat mengapresiasi peran panitia karena dapat memperhatikan hak-hak saudara kita penyandang disabilitas,” Ujar Dian.

    “Ini tentunya menjadi hal penyemangat kami nantinya dalam menjalankan tugas pemilihan 2020, agar pelaksanaannya dapat juga berjalan maksimal dan dapat memenuhi surat suara Braile sesuai kebutuhan di Bwi,” tambahnya.

    Meski sangat mendadak, namun permintaan produksi template Braile ini disambut cepat oleh Aura Lentera. ” Dalam waktu 3 hari kami uji coba dengan tim teknis. Beberapa kali produksi tidak berhasil baik. Alhamdulillah akhirnya hari ini bisa tuntas meski sementara harus kerja manual. selanjutnya tim IT kami akan mencari cara terefisien dalam produksi Template ini,” aku Windoyo.

    “Kami bangga, dan berterima kasih kepada Panitia Pilkades Tamanagung yang beritikad baik memberikan hak fasilitas aksesibilitas bagi tunanetra untuk pemilihan kepala desa ini. Setahu kami, baru mereka yang pertama berinisiatif menyiapkan template braille, bahkan menurut hasil bagi informasi kami dengan sahabat-sahabat tunanetra se-Indonesia baru Tamanagung lah yang pertama,” lanjut Windoyo.

    Mudain, Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia Banyuwangi (Pertuni), menyambut gembira keinginan Panitia Pilkades Tamanagung yang sejak awal sudah menghubunginya. “Saya mendapat informasi dari Panitia lalu saya koordinasikan dengan Pak Windoyo.Dengan menyediakan surat suara Braille, berarti pengurus wilayah setempat masih peduli tentang hak pilih dari teman-teman disabilitas utamanya tunanetra di Tamanagung,” ujar Mudain.

    Lebih lanjut Mudain berharap hal ini tidak berhenti di Pilkades. “Apalagi Pilkada yang mencakup wilayah yang lebih luas dan jabatan yang lebih tinggi tentu tidak boleh ada ada pihak-pihak atau kelompok-kelompok masyarakat yang dikesampingkan mungkin karena dianggap kurang perlu atau mungkin dianggap tidak bisa memilih. Jadi harus ada perlakuan yang sama dengan yang lain,” pinta Mudain tegas.
    *Indah*

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here