Pembukaan Jambore Daerah Jatim di Bumi Perkemahan Wisata Pinus Songgon

    0
    177

    Jambore daerah ini adalah program kegiatan Kwarda Jatim yang dilaksanakan tiap 5 th sekali. Acara yang diikuti oleh 1.200 Pramuka penggalang se-Jatim ini dibuka Minggu (13/10/19) dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh Kak Abdullah Azwar Anas sebagai Kamabicab, Sekjen Kwarnas, wakil Kakwarnas, dan seluruh bupati serta Wabup Se- Jawa Timur.  Jambore Daerah Jatim ini rencananya diselenggarakan selama 6 hari 13 – 18 Oktober 2019.

    Ada 38 kabupaten dan kotamadya se Jawa Timur yang mengikuti kegiatan tingkat provinsi ini. Dalam upacara tersebut Bupati Banyuwangi mendapat penghargaan lencana melati darma Bhakti (penghargaan atas darma baktinya pada Pramuka) oleh Kwarnas.

    Menurut Kak Usman (Koor. bidang giat seni budaya) selama seminggu ini seluruh peserta mengikuti kegiatan antara lain : live skill, scouting skill, wasbang, outdoor activity, materi teori dan praktik.

    Selain itu juga dikenalkan budaya dengan kearifan lokal antara lain: membatik, gamelan, tari, kuliner tradisional yang diberikan dengan metode pembelajaran learning by doing dengan pemateri dari tenaga ahli di bidangnya seperti : kelas tari Hariyono S.Pd, Kesakaan dari dinas terkait, batik dengan owner Pringgo Kusumo Desy LQ, wasbang diberi langsung oleh tokoh berpengaruh di Jatim

    Acara ini juga disuport oleh 8 saja: Dirgantara, Bayangkari, Bahari, Wana Bhakti, Saka Kencana, Kalpataru Bhakti Husada, Wirakartika yang semua hadir dari provinsi Jawa Timur.

    Untuk menunjang perkemahan Jamda tersebut panitia juga menyiapkan stand-stand kuliner, souvenir, pasar tradisional selain itu persiapan mck sudah berkoordinasi dengan pengelola wisata Pinus Songgon.

    Selain itu untuk sarana pendukung kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Songgon yang menyiapkan Rumah Sakit lapangan. Acara penutupan dijadwalkan hari Kamis malam Jumat dengan Api unggun dan atraksi seni. Harapan dari Kak Usman sebagai panitia

    “Semoga setelah mengikuti kegiatan ini seluruh peserta bisa siap bersaing dan mampu eksis sebagai generasi milenial yang tidak melupakan jatidiri bangsa, ” ungkapnya. dari bumi perkemahan wisata Pinus Songgon Ambarwati

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here