KUATKAN PANCASILA PADA KADER LINTAS PARTAI DI BANYUWANGI

    0
    258

    Roadshow ke -5 (lima) Pendidikan Wawasan Kebangsaan dengan tema “Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila” oleh Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) dilaksanakan di Universitas PGRI Banyuwangi (11/12).

    Peserta yang hadir PKS, PPP, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PDI Perjuangan, Partai Hanura dan Partai Nasdem. Pembicara Drs.Wiyono MH (Tim Saber Pungli Kab. Banyuwangi), KH Moh Yamin Lc (PPWK) dan moderator Slamet Utomo (Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi).

    Drs. Nyoman Widiratyasa, Sekretaris Bakesbangpol, M.Si dalam pembukaannya bahwa ini roadshow kelima dengan peserta lintas parpol di Banyuwangi. Ada pesan yang disampaikan terkait bergabungnya Prabowo Subianto dengan koalisi bahwa kehidupan itu dinamis dengan mementingkan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bangsa, jadi jangan sampai karena beda pilihan justru terpecah belah.

    “Politik itu untuk kepentingan dan tujuan bersama dalam mencapai cita-cita bangsa” (kata pengantar Wiyono)

    “Banyak persoalan yang melanda bangsa ini salah satunya KKN. Korupsi itu tidak beragama dan saat korupsi dia (manusia) keluar dari keluhuran agama, korupsi itu tidak pancasilais, Koruptor itu lebih berbahaya dari seorang pelacur”

    “Ada kelompok yang ingin mengganti pancasila, Jika tidak mau menerima Pancasila dan ingin menggantinya, keluarlah dari bumi Indonesia dan ini sebagai bentuk penghianatan kepada pejuang bangsa, ” Tegasnya.

    Wiyono menambahkan wawasan kita ini adalah wawasan nusantara dan pancasila sebagai dasar negara. Keberadaan Pancasila mampu menjembatani paham individu maupun golongan dan kita harus bisa menerima perbedaan. Ada 2 pertanyaan yang relevan untuk membangun bangsa yaitu pertama, negara macam apa yang kita waridjan pada anak cucu dan anak cucu macam apa yang kita wariskan sebagai ahli waris.

    KH. Moh Yamin menekankan untuk Membangun bangsa kita harus belajar nilai-nilai keteladanan dari pendiri bangsa. Dari situlah kita paham mengapa persatuan, mempersaudarakan melalui sumpah pemuda hingga mencapai kemerdekaan. (Miskawi).

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here