SMK DARUL ANWAR SINGOJURUH LAUNCHING SMK MINI

    0
    115

    Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Darul Anwar berada dibawah naungan pondok Pesantren Darul Anwar. Lounching SMK Mini dilaksanakan di Jl. KH. Abdulloh Hasbulloh No. 8, Padang, Kec. Singojuruh, Kab. Banyuwangi Selasa (11/2/20).

    Launching SMK Mini dihadiri Ka. Cab.Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kab. Banyuwangi, Pengawas SMK DARUL ANWAR, Camat Singojuruh, Kapolsek, Singojuruh, Kades desa Padang, Komite, Kepala sekolah swasta di bawah naungan pondok pesantren dan Perwakilan BKK Kab. Banyuwangi.

    SMK Mini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan meningkatkan Skiil para siswa, santri, alumni dan masyarakat sehingga mampu membuka lapangan kerja dilingkungan pondok pesantren yang disesuaikan dengan potensi kebutuhan lokal.

    Lounching dan pelatihan pemanfaatan biji kopi menjadi produk bubuk kopi hingga pelatihan menjadi barista,  Terang Dyah Ayu Fitriastuti. S.Pd, Kepala Sekolah Darul Anwar,

    “Kita tau bahwa Banyuwangi memiliki potensi kopi sehingga potensi lokal ini harus kita angkat. Tujuannya, membiasakan menjual produk yang di hasilkan dari program SMK Mini sehingga menghasilkan lulusan berjiwa entrepreneur,” terangnya.

    Pengasuh Pondok Pesantren KH.Habib Toha mengucapkan banyak terima kasih.

    “Saya ucapkan banyak terima kasih karena melalui program SMK Mini di Pondok Pesantren Darul Anwar sebagai suatu kepercayaan sebagai pusat pelatihan keterampilan, peningkatan jiwa entrepreneur dalam diri siswa, santri, alumni serta yang paling penting dari program ini dapat bermanfaat secara maksimal terhadap masyarakat dalam rangka peningkatan ekonomi rakyat, “ucapnya

    Kapala Cab.Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kab.Banyuwangi, Bapak Estu Handono, M.Pd menyampaikan

    “Kurikulum lebih berorientasi kepada pengetahuan atau kompetensi vocational. Kompetensi vocational bagi siswa menjadi penting karena dalam proses pendidikan tidak hanya terjadi proses transformasi pengetahuan, tetapi juga transformasi pengalaman dan skill yang dibutuhkan siswa untuk memasuki lapangan kerja,” Pungkasnya.(Miskawi)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here