CORONA MEWABAH: BANYUWANGI BANGKIT DAN SINERGI SOLIDARITAS

0
83

Sejak pemberlakuan masa pencegahan menularnya virus Corona atau yang biasa disebut Covid-19 di Banyuwangi pun langsung tanggap untuk berbuat. Diawali mulai hari Senin ( 16/3 ) banyak sekolah sudah yang mulai terapkan belajar online peserta didiknya untuk belajar di rumah.

Tindakan preventif lainnya yakni perintah langsung kepada seluruh instansi baik pemerintah maupun swasta untuk menyiapkan hand sanitaiser, hindari kerumunan dan langkah antisipasi lainnya.
Sementara itu Palang Merah Indonesia (PMI) kabupaten Banyuwangi yang di komandani Wabup H.Yusuf Widyatmoko menugasi Ibu Ismiyati selaku Kasie pelayanan PMI sekaligus koordinator pencegahan Covid_19 menerjunkan langsung 1 tim terdiri dari 4 sampai 5 orang dengan mengendarai ambulance ke masyarakat untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Penyemprotan diawali pada hari Selasa ( 17/3) dari masjid di lingkungan Pemkab Banyuwangi diikuti penyemprotan di berbagai ruang.

Menurut Panca Teguh Suparman salah satu relawan yang bertugas melakukan penyemprotan, dengan semakin banyaknya permintaan penyemprotan dis infektan, PMI sudah menerjunkan 4 tim yang terdiri dari 1 tim 2 orang dengan berkendara sepeda motor, 3 tim lainnya mengendarai ambulance.

Keterbatasan disinfektan merupakan salahsatu kendala yang dihadapi, namun berbagai upaya dilakukan sekaligus mendatangkan langsung disinfektan dari provinsi.

Sampai dengan hari ke -7 ini menurut relawan Dimas Wahyu, sudah sekitar 25 sekolah, 8 instansi pemerintah dan swasta seperti pabrik semen bosowa serta beberapa tempat ibadah telah mendapatkan penyemprotan disinfektan.

Termasuk jadwal hari ini Senin, 23 Maret 2020 tim dari mas Dimas mengawali sejak pukul 7 pagi dari SMPN 1 Songgon, SMPN 3 Songgon, 2 Masjid dan 1 TK berakhir pukul 16.45 WIB di SMPN 3 Rogojampi.
Ketika penyemprotan berlangsung, ada pembagian tugas yakni jika Mas Dimas menberikan arahan untuk petugas penyemprot relawan Sibat, Mas Panca selaku relawan PMI juga memberikan penyuluhan kepada guru dan tenaga kependidikan yang mendampingi yang ada saat itu tentang apa itu virus Corona, bagaimana pencegahan untuk pribadi serta bagaimana cara membuat disinfektan skala rumahan, serta penanganan darurat pasien terduga covid 19. Harapannya dengan penyuluhan sederhana ini daoat digetutularkan kepada yang lain untuk bisa menjaga keluarga minimal diri sendiri serta perilaku warga sekolah selanjutnya.

Kepala SMPN 3 Rogojampi, Hj. Rika Wulandari, M.Pd. yang memantau jalannya penyemprotan bareng Sekretaris Komite Aguk Wahyu Nuryadi, “ini ikhtiar dan berharap tak ada yang terpapar serta covid 19 segera pergi hingga proses belajar mengajar normal lagi serta kehidupan sosial ekonomi dan keagamaan berjalan sebagaimana lazimnya, “ungkapnya

“Ditambahkan oleh Aguk yang aktivis Forum Banyuwangi Sehat dan Tim Relawan Tangguh Radio Komunitas Peduli Anak Hadapi Covid 19 sinergi JRKI dan Kemeneg Perlindungan Perempuan & Anak RI “selanjutnya bagaimana germas, budaya hidup bersih dan sehat menjadi budaya keseharian kita termasuk gotong-royong solidaritas segenap potensi bangsa dalam sikon apapun!” (Yeti Chotimah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here