Usaha Sampingan Buat Tambahan Uang Jajan Anak, Akhirnya Jadi Andalan

    0
    130

    Dewi Lukitasari, berusia 42 tahun awalnya memulai usaha kue karena hoby membantu ibunya didapur untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari -hari dengan berjualan kue dipasar. Tahun 2014 waktu kuliah UT ada tawaran dari Kemenkop untuk pengusaha pemula dengan diberi bantuan dana sebesar 15 juta rupiah. Kesempatan emas ini tidak disia-siakannya, dengan berusaha melengkapi semua persyaratan akhirnya dapat diperoleh bantuan tersebut yang dibelikan oven seharga 11 juta rupiah,sisanya saya pakai modal beli bahan kue dan alat lain, begitu keterangan yang diberikan pada reporter lensa.

    Ditengah masa sulit yang semua orang saat ini sedang mengalami, Dewi pun juga menghadapi hal yang sama, apalagi sebagai singgleparent yang harus menghidupi kluarganya yaitu ibu dan putrinya yang sematawayang.

    “Saya harus berjuang untuk anak saya kalau dulu buat kue cari tambahan uang jajan sekarang jadi wajib hukumnya anak saya sudah mau kelas 3 SMA usia 17 th, harus extra giat saya bekerja, “katanya dengan semangat perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai PNS dikantor Pemda Kabupaten Klungkung ini memberikan penjelasannya.

    Tinggal di jl. Merapi belakang komplek pertokoan poros jl. Diponegoro Klungkung/Semarapura kegiatan yang dilakukan selain bekerja sebagai PNS tanpa malu menyebutkan adalah membuat kue, dengan menerima pesanan sehari -hari pedagang pasar tradisional Klungkung juga pasar Galiran, kue seharga seribuan dengan macam ragam permintaan berusaha dipenuhinya, antara lain, martabak mini, risoles, roll mini, bolu gulung mini, kue sus, bolu kukus dan lainnya.

    Selain memenuhi permintaan pasar mbak Dewi juga menerima pesanan kue untuk pesta atau acara keluarga, beragam macam mulai dari yang kering sampai basah ,yang sedang sampai yang murah contohnya , kue tar, kue bolu kecil, bolu sedang, bolu original, tape keju, coklat misis, bolu bertoping harga @ Rp 25.000-Rp 50.000. Ada juga kue bolu gulung /Roll gulung variant macam ragam harga mulai Rp.35.000-Rp.75.000, tergantung pemesanan minta ukuran kecil, sedang, besar juga toping dan isinya.

    Memasuki masa sulit ini ditengah PSBB dan bulan romadhan yang lalu rupanya cukup membawa berkah bagi usaha kuenya, selain untuk dijual setiap hari, pesanan acara keluarga, ternyata kue kering buatannya banyak diminati teman kantor dan tetangga. Ada yang pesan kue semprit susu, coklat, nastar, ulet hijau, bawang, kacang, putri salju, castengle yang stoples kecil harga Rp.25.000-Rp.35.000, stoples besar Rp.50.000-Rp.70.000.

    “Saya harus mempersiapkan semua dengan teliti karena tiap hari banyak pesanan yang kadang diluar kesanggupan saya,karena tenaga terbatas semua saya kerjakan sendiri dengan dibantu anak saya, Adik Saya yang jualan ke pasar karena sekarang ibu momong cucunya, ” jelasnya.

    Penjelasan tersebut menutup akhir pertemuan kami, dengan berpesan kalau mau order bisa sehari sebelumnya kalau banyak minimal 2 hari ya ke no wa mbak Dewi Lukitasari 081237867878, jl merapi gang delima Klungkung Bali.(Ambarwati Soenarko)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here