APEMB BERSINERGI DENGAN KAMPUNG BATARA

    0
    99

    Banyuwangi, 1 Juni 2020 Melewati jalan yang berliku, menanjak serta pemandangan yang indah. Sebuah tempat di desa yang jauh dari keramaian namun penuh dengan kedamaian. Sebuah Wisata Adat di Desa Papring Kecamatan Kalipuro Banyuwangi yang mengedepankan seni tradisional.

    Ada sebuah sekolah bernama Kampung Batara, sekolah yang mengedepankan adat. Materi pembelajaran tentang kearifan lokal yang berhubungan dengan seni tradisional..

    Semua berkolaborasi baik antara anak-anak, ibu-ibu, pemuda, bapak-bapak juga ikut bagian dalam kegiatan ini.

    Bertepatan dengan hari lahir Pancasila, Assosiasi Pengusaha Muda Banyuwangi (APEMB) berkunjung sekaligus halal bihalal untuk bersinergi antara para pengusaha pengusaha muda Banyuwangi dengan kearifan lokal dan kesenian budaya yang ada di Kampung Batara.

    Sebuah tempat dimana semua bisa belajar dan terlibat langsung membangun kebersamaan. Tanpa ruang dan waktu yang berorientasi pada seni adat. Permainan tradisional seperti enggran atau musik tradisional seperti gamelan diajarkan disini.

    Kesenian tradisional semakin lama akan semakin ditinggalkan oleh jaman. Kalau kesenian modern bisa di ajarkan disekolah umum. Oleh karena itu Kampung Batara melestarikan kesenian tradisonal, Bahasa Osing dan Bahasa Madura. Program kegiatan dari mereka, oleh mereka dan untuk mereka. Saling memberi dan menerima.

    Widie Nurmahmudy (41) seorang wartawan yang menginspirasi dan mendapatkan penghargaan “Piala Merak” pada Tahun 2019 adalah pendiri sekaligus penggagas Kampung Batara mengatakan bahwa
    “Kampung Batara tidak butuh status tapi butuh aktifitas, agar semua bisa berkolaborasi, tidak ada yang tua menjadi guru atau yang muda menjadi murid. Tapi bagaimana semua baik pengunjung dan penduduk, tua dan muda di Kampung Batara ikut terlibat langsung membangun kebersamaan, “tuturnya.

    “Bagaimana bisa menempatkan mana yang bisa dijadikan pendidikan dan mana yang bisa dijadikan pariwisata, “tambah Widie.

    Pertemuan dan kolaborasi antara APEMB yang dihadiri ketua Robin Febrianto dan Kampung Batara bersinergi menghasilkan ide ide dimana semua bisa bekerja sama dengan baik. Bagaimana bisa menghasilkan seni dan produk. Menghasilkan produk yang mempunyai nilai seni tinggi yang bisa dijual disegala situasi dan kondisi. APEMB memberi support moril dan support ilmu. Kampung Batara memberi dan melestarikan seni tradisonal.(Tarhami)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here