SMANSA Taruna Bangsa Giri Gunakan SKS Inovasi Plus

    0
    129

    Satuan Kredit Semester (SKS) Sekolah Menengah Atas Negeri Taruna Bangsa (SMANSA) Giri mengalami lompatan Inovasi plus. Pasalnya ketika di temui Wartawan, Kamis (02/07/2020).

    Kepala Sekolah Menengah Atas “SMA” Taruna Bangsa Giri H.Muhamad Mujib S.Pd.MM .menerangkan, jika Sekolah yang di pimpinya sekarang ini tidak hanya menyuguhkan Satuan/Sistem Kredit Semester yang sudah terlaksana yaitu salah satu poinya’ anak yang kreatif dan cerdas bisa lulus tidak sampai 3 tahun. (2 tahun lulus), namun, SKS yang baru di suguhkanya itu lebih mendominasi lagi pada Damarkasi kesamaptaan TNI/POLRI .

    ” SKS yang baru ini bervisi ‘terwujudnya Sekolah Taruna yang unggul dalam prestasi, Berwawasan kebangsaan, Terampil, Disiplin, Berbudaya, Peduli lingkungan, Cerdas dalam Imtaq dan Iptek, Berbasis Kesamaptaan TNI/POLRI,serta Berdaya saing Global, ” Jelasnya pada wartawan.

    Selanjutnya H.Mujib juga menjelaskan “Dalam misi penyelenggaraan pendidikan Sekolah Taruna Bangsanya itu dalam rangka membentuk kepribadian siswa yang berwawasan kebangsaan, serta kegiatan keagamaan yang terintegrasi pada ekstrakulikuler, juga pembinaan baik Akademik dan non Akademik, untuk melahirkan peserta didik yang berprestasi tingkat Regional, Nasional, dan Internasional, “paparnya

    Kemudian, guna untuk mendukung Visi dan Misi berjalanya Programnya itu H.Mujib juga mengaku sudah menyediakan perancangan masadepan peserta didiknya dari kelas,dengan penekanan pada penanaman dan penumbuhan karakter siswa untuk mengatasi sebuah masalah melalui model pembelajaran(Based Learning) yaitu, pembelajaran yang menyuguhkan berbagai situasi bermasalah yang autentik dan bermakna kepada siswa juga berfungsi sebagai landasan Investigasi penyelidikan siswa.

    “Nantinya seorang guru itu tidak hanya mengajar dan mentransfer ilmunya,namun juga menanamkan hingga menumbuhkan karakter siswa untuk tangguh dalam mengatasi sebuah masalah melalui Based Learning, ” Ungkapnya lagi.

    Selanjutnya, masih kata H. Mujib, siswa juga diminta untuk menentukan Study lanjutan setelah lulus dari SMA. Artinya lanjut kuliah, kedinasan, atau TNI/POLRI ? penentuan tersebut di abadikan dalam “Dreams Box” atau kotak impian dalam almari kelas,dan juga siswa diminta secara bersekala di beri kesempatan untuk menjelaskan upaya apa saja agar bisa meraih impianya.

    “Diswa itu nantinya diminta untuk mematri cita citanya, study apa yang akan dipilih setelah lulus dari sekolah, karena setiap siswa impianya atau “himmah” nya itu tidak sama, dan apa alasanya siswa tersebut memilih impianya itu, “cetusnya.

    Dan juga tidak ketinggalan H. Mujib juga melibatkan orang tua walimurid untuk mengawal dan mendampingi siswa, dan bagi guru untuk membimbing dan melatih siswa agar mampu untuk mewujudkan cita citanya.

    “Bagi orang tua wali, saya berharap agar selalu mendampingi anaknya,karena dukungan orang tua itu sangat vital sekali untuk merangsang keinginan anaknya, “imbuhnya.(Ilham Sodik)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here