PATUNG BUNG KARNO di Kampus STIN Jakarta Karya Seniman Asal Banyuwangi

    0
    448

    Peresmian patung Bung Karno di Kampus STIN Jakarta 9/9/2020 ditandai dengan penekanan tombol pembuka kain berwarna merah yang menutup patung setinggi sekitar 3,5 meter itu disaksikan sejumlah tokoh diantaranya Kepala Badan Intelijen Negara Jenderal ( Pur) Budi Gunawan dan Ketua MPR, Bambang Soesatyo.

    Dalam kesempatan itu Puan Maharani menyampaikan
    ” Saya mengucapkan terima kasih kepada segenap personel BIN atas jasa-jasanya kepada Indonesia. Jasa-jasa saudara selama ini turut menjaga keutuhan NKRI, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tutur Puan Maharani.

    Dalam kesempatan tersebut, Puan Maharani menambahkan bahwa masyarakat harus mengingat sejarah Indonesia dan semangat para pendiri bangsa sebagai bagian dari upaya menanamkan rasa pengabdian kepada bangsa dan negara.

    Saya mengajak para Taruna STIN dan segenap anggota BIN agar ketika melihat patung Bung Karno ini, maka mengingat pengabdian beliau kepada Indonesia,” Bung Karno pernah menyatakan bahwa kebahagiaan hidupnya didapat melalui pengabdian kepada Tuhan, kepada tanah air, dan kepada bangsa, “tutur Puan Maharani.

    Puan juga mendapat penganugerahan Warga Kehormatan STIN. Ia menyampaikan terima kasih atas pemberian penghargaan itu.

    Patung monumental Bung Karno karya Suhartono H, pematung kelahiran Genteng – Banyuwangi ,3 September 1943, yang sekarang menetap di jalan H. Mahmud IV No.2 Duren Tiga Jakarta Selatan. Dalam satu kesempatan Suhartono menyampaikan bahwa mengerjakan patung Bung Karno dalam waktu 30 hari, ini sebetulnya waktu yang sangat singkat diberikan oleh Sekolah Tinggi Intelijen Nasional dan juga merupakan tantangan yang harus dikerjakan selesai tepat waktu sehubungan dengan tanggal peresmian yang telah ditentukan tepat hari ini 9/9/2020.

    Karya-karya Suhartono pensiunan Kepala Seksi Seni Patung, Direktorat Kesenian Ditjen Kebudayaan Kemendkbud .
    Sejak menjadi mahasiswa ASRI Yogyakarta tahun 1964 telah melaksanakan pembuatan Monumen Kepahlawanan Aru, Jakarta. Tahun 1965 Membuat Patung Hotel Ambarukmo & Bali Beach Hotel. Selanjutnya tahun 1966-1969 Team perencana dan pelaksana Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya Jakarta. Tahun 1974 Pameran di Kuala Lumpur. Selanjutnya  Tahun 1974 itu membuat Patung Tun Razak dan Tun Ismail di Kuala Lumpur. Hingga tahun 2020 ini karya-karyanya berjumlah ratusan tersebar di seluruh Indonesia, antara lain beberapa patung Soeharto di tempat kelahirannya Kemusuk Yogyakarta. Patung Prof. Djokosoetono, SH., untuk Perguruan Tinggi Hukum Militer tinggi 2,5 m dari perunggu dan patung Prof. Djokosoetono, SH.,  untuk PTIK Bandung tinggi 3 m perunggu dan Patung Bung Karno untuk STIN tinggi 3 m bahan sementara polyester resin , rencananya diperunggukan . Untuk tanah kelahirannya patung Gandrung tinggi 3 m untuk el Royal Hotel Banyuwangi dan Gandrung untuk ILLILIRA Hotel Banyuwangi dan patung gandrung di Taman Gandrung Terakota Licin-Banyuwangi.

    Berbagai Penghargaan telah diraihnya, diantaranya Dengan Team Pucuk Cita Pemenang Monumen Tekad Merdeka Jakarta_ .

    Sementara Presiden kelima Megawati Soekarnoputri turut menyaksikan acara peresmian tersebut secara virtual. Megawati didampingi Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.(Ilham Triadi)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here