Perumahan Konsep Budaya Jawa, Warisan Nenek Moyang Nusantara yang Terlupakan

    0
    93

    Perlahan tapi pasti investor melirik untuk membangun perumahan berkonsep budaya Jawa. Tentunya hal ini bukan tanpa alasan. Pelbagai survey internal menunjukkan, bahwa ada trend positif masyarakat rindu pada warisan nenek moyang. Banyak konsumen mencari rumah yang bernuansa kearifan lokal. Seperti obsesi mencari jati diri lewat arsitektur “kembali ke akar”, atau “kembali ke sumber”.

    “Konsep perumahan budaya Jawa itu sebenarnya simpel. Di kampung-kampung banyak dijumpai rumah Jawa, “ujar Sigit, arkeolog yang ditawari oleh Cak Nun (Emha Ainun Nadjib) untuk mendesain perumahan berkonsep Jawa di Mojokerto, Jawa Timur.

    Disiapkan lahan seluas 6 hektar. Tahap pertama dibangun 150 rumah. Kedepan, proyek perumahan ini nantinya menjadi kampung mandiri. Arsitektur Jawa itu sebenarnya melampaui yang modern. Masalah air dan listrik akan dikelola sendiri. Listrik dari tenaga air. Pertanian dan perikanan air tawar.

    “Penduduk hanya bayar listrik 25 ribu per bulan. Air cuma 5 ribu rupiah, “katanya.

    Pokoknya konsep budaya yang mencakup. Perhitungan Jawa soal bercocok tanam sangat akurat. Itu mulai ditinggalkan petani sekarang. Eksploitasi tanah besar-besaran membuat kerusakan. Habitat tanah berubah. Akibatnya, debit air menurun.

    Sigit menjelaskan, perkampungan Jawa tidak mengenal istilah toleransi. atau menghargai. Dalam tataran pertama, di sosial budaya Jawa yang dikenal adalah nyemanak dan itu tingkatan tinggi. Dalam padanan kata di kamus bahasa Indonesia memang tidak ada. Tingkatan kedua adalah nyedulur. Padanan katanya adalah bersaudara. Ini adalah perilaku seperti, grapyak, sumeh, teposeliro.

    Susunan di administrasi sebuah kampung ada jogowono, jogosatru, jogo tirto atau ulu2, bayan, dan kuwuh. Jogowono adalah orang yg bertanggung jawab terhadap tumbuhan di satu desa, jogotirto adalah orang yg bertanggung jawab terhadap air atau pembagian air di sawah termasuk pengairan di desa. Jogosatru adalah orang yg bertanggung jawab terhadap keamanan desa. Bayan adalah orang yg memberi informasi terhadap keputusan kepala desa termasuk masa tanam. (Fatah Yasin)

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here