Peringatan Rebo Pungkasan Nelayan Bulusan Tanpa Parade Perahu Layar

    0
    113

    Hari Rabu terakhir di bulan Syafar kalender tahun Islam biasanya di sebut sebagai Rebo Pungkasan. Dan bagi masyarakat nelayan di Kelurahan Bulusan Kecamatan Kalipuro hari tersebut diperingati setiap tahun dengn mengadakan selamatan kampung dan syukuran laut atau biasa disebut petik laut. Dan biasanya sesuai adat kebiasan yang berlaku di lingkungan tersebut di tandai dengan larung kepala kerbau serta parade perahu nelayan.

    Tetapi pada tahun ini kegiatan Rebo Pungkasan yang jatuh pada tanggal 14-10-2020 dilaksanakan secara sederhana berupa selamatan nasi tumpeng dan makan bersama dengan meniadakan tradisi larung kepala kerbau serta parade perahu nelayan, dikarenakan masih dalam suasana pandemi covid-19. Kegiatan Rebo Pungkasan kali ini dilaksanakan di pantai Waru doyong Kelurahan Bulusan Kecamatan Kalipuro dengan dihadiri segenap warga nelayan, tokoh masyarakat, Lurah Bulusan beserta staf, Kasi Trantib Kecamatan Kalipuro mewakili Camat Kalipuro, Ketua DPK PKPI Banyuwangi, Panwascam Kalipuro dan beberapa aparat keamanan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

    Tidak meriahnya kegiatan kali ini lantaran diduga tidak adanya izin kegiatan yang membuat masyarakat meninggalkan lokasi satu persatu. Padahal kegiatan ini biasa terselenggara rutin setiap tahun dari pagi sampai menjelang sore.

    Pak Herman selaku tokoh masyarakat nelayan kelurahan Bulusan menyampaikan bahwa kegiatan selamatan Rebo Pungkasan ini merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat nelayan atas rejeki yang diberikan Tuhan YME serta berharap agar nelayan dijauhkan dari mara bahaya baik di darat maupun di laut.

    “Ini acara tiap tahun sebagai bentuk melestarikan adat istiadat warga nelayan. Tapi kali ini dilaksanakan secara sederhana, tetapi tetap pada tujuannya sebagai ungkapan rasa syukur dan berdoa semoga semua nelayan warga Bulusan selamat, dimudahkan rejeki nya dan selalu rukun, “ujar Pak Herman.

    Dalam sambutannya Lurah Bulusan mengingatkan warga agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan covid-19 baik dalam kegiatan di rumah maupun pada saat mencari nafkah sebagai nelayan.

    Salah seorang warga yang juga tokoh pemuda Bulusan Aufa Rosuli mengatakan “ Saya juga kecewa dengan batalnya acara yang biasanya rutin dilakukan setiap tahun ini. Padahal acara ini sebagai bentuk ungkapan rasa syukur nelayan kepada Tuhan Alloh SWT,” ujar tokoh yang lebih akrab dipanggil Bang Yos ini.

    Sementara itu kehadiran Kasi Trantib Kecamatan Kalipuro Bapak Januar Pribadi di lokasi Pantai Waru Doyong Bulusan tersebut hanya untuk memastikan tidak adanya pelanggaran terhadap peraturan protokol kesehatan serta kegiatan sesuai ijin yang diberikan. ( Mujiono )

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here