REBO WEKASAN, DI KAMPUNG SANTRI BALI

    0
    94

    Untuk mendoakan keselamatan bersama, biasanya dilaksanakan oleh sekelompok masyarakat yang berkumpul disuatu tempat, dengan tradisi dari leluhur disertai perlengkapannya.

    Tidak mau ketinggalan dengan tradisi leluhur di tanah jawa,sekelompok masyarakat yang tinggal diujung barat daya Pulau bali tepatnya disekitar pantai Munggu-Seseh , perbatasan Badung -Tabanan Rabo, (14-10-2020). Dilakukan doa bersama Rabu wekasan/ pungkasan dimulai jam 17.30-19.00 WITA.

    Jika ditempat lain dilakukan dipinggir pantai, makan2, ada hiburan dan sebagainya bersama dengan acara pethik laut, maka di Kampung Santri dilaksanakan dengan sederhana.

    Sesuai dengan syariat Islam,acara dimulai pembacaan sholawat bersama,berdoa tahlil,dan diakhiri doa selamat penolak bala sebagai penutup.

    Seluruh santri dan wali santri yang hadir, mengikuti acara dengan khidmat, dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah.

    Bapak Yus man, Gofar, Moh. Pratama, Timbul, Kakek Satria, Pak Affan, yang dibantu santri Remaja Kahfi, Arie, Yudi, Ilham menyiapkan tempat dan perlengkapan acara tersebut.

    Ada yang menarik diacara tersebut, sebagian donatur yang berasal dari wali santri menyiapkan makanan dengan tanpa diminta.

    Bu De Nilam menitipkan packet prasmanan nasi jagung, Sambal bajak, perkedel jagung, Tempe tahu Orem, ikan as in, oseng kangkung, jepang, urap2, terong, untuk 30 porsi.

    Nenek Satria membawa ,kulupan daun singkong, pudding agar2 .Bunda Abie menyerahkan Bolu sarang semut,ibu desi bawa roti goreng.minuman segar es nutrisari dan Air mineral disiapkan bersama ibu Anin, bu kayla juga bu sri.

    Acara berjalan dengan lancar, dipandu ustazd Widodo selaku pengasuh dan penanggung jawab Kampoeng Santri.

    Adat tradisi yang baik tetap akan dilestarikan sesuai dengan syariat agama, juga memperkuat ukuwah islamiyah.
    Semoga kita semua khususnya para perantau di Bali -Munggu ini bisa saling silaturahmi, menguatkan persaudaraan sesama, juga berbagi kebaikan terutama masa sulit seperti ini, dengan berdoa dan berusaha mempertebal keyakinan keimanan. Berharap hanya kepada Alloh SWT, meminta keselamatan, dan segera mengangkat bala bencana dari bumi ini, ucapan dan tausyiah ustazd Widodo mengakhiri acara Rabo Wekasan di Kampoeng Santri Bali.

    Dari pojok Seseh, Kampoeng Santri Bali, Reporter lensa- Ambarwati Soenarko.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here