TERAPI SYARAF PIJAT REFLEKSI,SEMBUHKAN BERBAGAI PENYAKIT, TANPA BIAYA MAHAL SUDAH, TERBUKTI

0
76

Diera milenium,serba digital, canggih serba mudah mendapatkan sesuatu serta,apapun bisa dilakukan, dideteksi juga dalam masalah pengobatan ,sakit penyakit. Ternyata bermacam ragam munculnya penyakit sekarang ini juga akibat gaya hidup dan pola makan yang serba instan.

Banyak orang mengeluh sakit persendian, tulang, tekanan darah, asam urat, lambung, diabetes, ginjal, jantung, bronchitis, kanker servicks, tumor, Kista, hydro Sep valus, stroke, leukemia, migrain, dan penyakit berat lainnya. Mengeluh bukan karena tidak mau berobat, tetapi keadaan sekarang takut datang ke dokter dan ke rumah sakit .

Aturan yang memberatkan pasien juga keluarganya, menyangkut biaya perawatan, obat mahal, sebagai salah satu pertimbangan.

Mendengar keluh kesah mereka,ada seorang therapies syaraf yang tinggal di Bali,tepatnya jl.Serma Made Pil Gang 1 no 3C, Sebelah Kanan Pasar Sanglah Denpasar -Bali.

Dikenal dengan nama Pak Wito,Lelaki asal kota Genteng Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini memang punya keahlian pijat refleksi.

Sudah banyak pasien yang tertolong, sembuh dengan bukti check up medis,bahkan dokter heran, yang harus operasi bisa sembuh tanpa operasi.

Ternyata semua melalui proses,tidak sembuh begitu saja. Kepada reporter Lensa Banyuwangi pak Wito menjelaskan Tata cara bagaimana penanganan passion tersebut.

Pertama mereka datang, biasanya ada yang merekom dan mengajak, setelah ditanya keluhannya, pasien disuruh tidur dikasur ruang prakteknya. Berikut nya akan dipijat refleksi telapak kaki sebagai pusat syaraf manusia.Disitu akan diketahui jenis dan macam penyakit apa yang diderita pasien.

Tanpa menunggu Lama, tahap pembacaan daftar penyakit sipasien akan diketahui satu persatu,tanpa bisa dibohongi, lewat telapak kaki, dan telapak tangan.

Mendeteksi,menguraikan/ melonggarkan posisi tekanan penyakit,bahkan langsung kepenanganannya, dengan diinjak tubuh/bagian kaki pasien, sampai ada yang menjerit kesakitan tetapi selepas itu merasa nyaman lega.

Jika dirasakan sudah baik disampaikan untuk cek laborat biar akurat,jika masih perlu Panamanian khusus datang lagi, 2/3 hari sekali, tergantung berat atau tidaknya penyakit.

Acca,salah satu passien leukimia,sudah sembuh total hanya perlu terapi 2 bulan (3 hari sekali datang tetapi pijat refleki) penderita hidrosephalus dari klungkung sudah mengecil kepalanya.

Penderita kancker servick(tidak mau disebut namanya juga sembuh), ginjal, pengapuran tulang Leher, Asma, Mata Kabur, Syaraf terjepit, Saraf Lambung, Ambeien, dll Alhamdulillah bisa tertolong, semua.

Ada juga pasien warga asing yang sembuh karena pijat terapi refleksi pak Wito.

Bagi pasien yang ingin cepat sembuh, disaran kan minum ramuan herbal dengan diberi tahu nama tanaman/ bahannya dan diberi petunjuk cara konsumsinya.

Cukup memberi sedekah,seiklasnya( biasanya 100 ribu)untuk sekali tetapi durasi 1 jam,para pasien merasa senang dengan pelayanan praktis, tidak protokoler dan cukup ramah, karena banyak yang tertolong dan sembuh dari sakitnya.

Pintu rumah pak Wito, Lelaki berusia 72 tahun yang tampak sehat dan kuat tenaganya meski posturnya kecil, berputra- putri 4 orang ini,selalu terbuka untuk pasien mulai pagi, bakda sholat subuh jam 06.00-20.00 WITA tiap hari.

Tanpa meninggalkan kewajiban sholat 5 waktunya,ibadah istikhomah, dan juga menolong membantu sesama melalui ilmu terapi pijat refleksi, dan pengobatan herbal adalah kesempatan bayinya berbagi untuk membantu sesama. Khoirunnas Anffa Uhuum linnas (Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya).

Semoga Tulisan ini bisa membantu siapapun,yang sedang mencari pengobatan alternatif, saat kesulitan dan situasi pandemi,sebagai salah satu jalan ikhtiar sesuai syariat islam, terakhir mengutip AlQur’an yang berbunyi, Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan, sesudah kesulitan ada kemudahan…Maka silahkan berdoa,berusaha, membuktikan janji Allah SWT. Amiin

Penulis reporter Lensa Banyuwangi (Ambarwati Soenarko- 085790755649 siap jadi relawan anda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here