Jaksa Masuk Sekolah Berikan Penyuluhan Hukum Sejak Usia Dini

0
144

SMP Negeri 2 Rogojampi masuk dalam angkatan pertama program Jaksa masuk Sekolah yang dilaksanakan pada hari Senin, 26 Oktober 2020. Sesuai jadwal kegiatan jaksa masuk sekolah dimulai pada pukul 09.00 WIB. Sebelumnya siswa yang mengikuti kegiatan diharuskan mentaati protokol kesehatan dengan mengenakan masker, cuci tangan, serta mengatur jarak tempat duduk sesuai ketentuan protokol kesehatan.

Dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebagai sambutan pembuka Plt. Kepala Dinas Pendidikan Bapak Suratno menyampaikan terima kasih dan rasa syukurnya karena anak-anak di masa pandemi ini mendapatkan materi tentang pengenalan hukum pada usia dini oleh Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

“Diharapkan output dari kegiatan ini , sekolah dapat meningkatkan kompetensi siswanya minimal memiliki skill pengetahuan tentang hukum , “jelasnya.

Untuk hari pertama Senin, 26 Oktober 2020 Zoom metting diikuti 55 SMPN Negeri/swasta termasuk diantaranya SMPN 2 Rogojampi. Kejaksaan Negeri Banyuwangi melakukan penyuluhan hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah melalui zoom metting , Kegiatan ini diikuti oleh lima belas siswa serta di dampingi oleh lima guru dan kepala sekolah di tiap-tiap sekolah yang ditunjuk.

Selanjutnya kegiatan videi conference berlangsung dengan penyampaian materi tentang “Pengenalan Hukum Sejak Dini”. Membuka materi tentang jaksa masuk sekolah, jaksa yang hadir secara virtual menyampaikan bahwa kejaksaan adalah lembaga pemerintahan yang melaksanakan kekuasaan negara di bidang penentuan serta kewenangan lain berdasarkan undang-undang. Dalam bidang ketertiban dan ketentraman kejaksaan menjalankan fungsi preventif (pencegahan) terjadinya tindak pidana/kejahatan yang terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya adalah jaksa masuk sekolah seperti yang telah dilaksanakan di SMP Negeri 2 Rogojampi , jaksa menyapa, penyuluhan hukum, seperti apa saja kejahatan yang bisa terjadi di lingkungan sekolah untuk saat ini. Ada beberapa kejahatan yang bisa terjadi di sekolah seperti Narkotika, tentang masalah perlindungan anak, UU ITE, bulying atau perundungan dan tawuran pelajar.

Melalui video zoom metting “Jaksa Masuk Sekolah” Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi memberikan penyuluhan hukum soal bahaya bullying atau perundungan, Undang-Undang ITE, dan narkotika kepada pelajar SMP Negeri / swasta di Banyuwangi.

Kami melakukan penyuluhan soal hukum, di antaranya soal UU ITE dan bullying (perundungan). Kita harus bijak menggunakan sosial media. Gunakan internet untuk hal-hal positif. Selain tentang UU ITE, Kejari juga memberikan penyuluhan soal bahaya narkotika dan hukumannya. Ia juga meminta para siswa sebagai generasi muda penerus bangsa tidak terjerat narkotika. Program Jaksa Masuk Sekolah tersebut merupakan program tahunan dari bidang intelijen Kejaksaan RI untuk melakukan penyuluhan di sekolah-sekolah. Pihaknya juga melakukan sosialisasi soal profesi jaksa. Ini untuk mengenalkan sejak dini soal tugas dan profesi jaksa kepada para pelajar. Kegiatan zoom metting jaksa masuk sekolah ini diakhiri dengan dialog yang di sambut sangat antusias oleh siswa.

Sementara Kepala SMPN 2 Rogijampi H. Agus Syafi’i mengapresiasi penyuluhan hukum soal perundungan dan narkotika kepada para anak didiknya. Ia juga berharap para sisawa memahami soal perundungan dan tidak terjerat narkotika.

“Sehingga anak didik kami mendapat wawasan soal bentuk-bentuk bullying, dasar hukumnya soal apa, sangsinya seperti apa. Juga soal penyalahgunaan narkotika,” katanya.(Ilham Triadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here