TAMAN BELAJAR MENGAJI “AL HADID” PERINGATI MAULID NABI DI TAMAN PANCING BALI

    0
    74

    Tiada rotan akar pun jadi, begitu kata pepatah untuk merayakan Maulid Nabi Muhamad SAW tidaklah harus disatu tempat mewah nan megah.

    Dimana saja bisa dilakukan dengan bentuk kegiatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Ini disampaikan langsung oleh pengasuh Al Hadid, bunda Yani, bersama dengan 9 bunda lainnya yang mensuport acara bagi 35 peserta didiknya.

    Berlokasi disebuah pinggiran sungai/bantaran sungai, dekat perumahan warga padat penduduk yang terkenal dengan sebutan Taman Pancing (lokasi tepian kanan kiri sungai disepanjang hulu-hilir sering dibuat memancing ikan sebagai sarana rekreasi dan pemenuhan kebutuhan dapur sarana lauk – pauk warga .

    Tepatnya di Taman Pancing Barat Depan Masjid Nurul Iman Kepaon Denpasar Selatan sejumlah 35 santriwan/santriwati dan serombongan wali santrinya berkumpul melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW th 1442 -H, sengaja pas diambil hari terakhir /penutup ,Minggu tanggal 29 bulan Robiul awal Hijriah (14-11-2020 M).

    Dengan dipandu MC santri -Sindy, diawali dengan pembukaan doa dan prakata pengasuhnya bunda Yani. Disampaikan maksud dan tujuan serta memaknai perayaan tidaklah harus dengan kemewahan saat pandemi covid belum berakhir,maka bentuk perayaan dan penyerapan nilai2 keteladanan sejarah Nabi,bisa diimplementasikan berupa kegiatan sederhana, menghibur dan bahagia bagi semua orang.

    Karena dominan anak -anak yang hampir selama 7 bulan ini terisolasi dari dunianya akibat bencana pandemik covid- 19, mereka dibuat senang dan gembira dengan kegiatan lomba yang kreatif.

    Ada jenis lomba, memasukan paku dalam botol ( juara 1,2,3 : Ica, Rara, Kania
    Lomba bahwa kelereng dalam sendok (juara 1,2,3:Yoga,Nauval,Rasya). Makan krupuk ( juara 12,3:Ezza,Niza,Rama). Sambung Ayat juaranya adalah Fita-Tasya.

    Lomba semakin meriah saat sang pemandu lomba bunda Aminah memanggil para peserta Lomba ibu cari jodoh. Yaitu menyambung kalimat terputus yang saling berhubungan. Contoh ..Ibu kepasar…+ membeli sayur -…keseruan bunda- bunda yang memicu tawa ini memuaskan para penontonnya semua peserta diberi hadiah hiburan atas partisipasinya.

    Di penghujung acara dibagikan bunga telor, kue / snack, minuman dan nasi kotak diiringi lantunan shalawat badar bersama.

    Acara yang dimulai jam 10.00-13.00 WITA menarik perhatian pengunjung Taman Pancing, mereka juga menikmati kegiatan yang cukup menghibur tersebut.

    Dengan berkendara sepeda dan juga ada mobil, Taman Belajar Mengaji Al Hadid yang beralamat di Jl. Satelit 40.P /dekat Pulau Kawe Denpasar Bali, telah mennyenangkan santrinya dengan kegiatan bermanfaat dan juga belajar sejarah kelahiran Nabi serta memperingatinya dengan tulus, ikhlas, dan bermartabat, meski hanya disebuah Taman Pancing yang gratis ijin dan retribusi, karena adalah milik umum/vasum untuk para pendatang, lokal juga, yang ingin rekreasi bersama keluarganya.

    “Semoga tahun depan bisa lebih baik lagi dalam penyelenggaraannya, “pungkas bunda Yani mengakhiri wawancaranya. Reporter lensa Banyuwangi dari Taman Pancing Pemogan Denpasar Selatan,          ( Ambarwati Soenarko).

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here