Tumpeng Serakat dan Pecel Pitik Asli Kuliner Osing Banyuwangi

    0
    75

    Mungkin bagi masyarakat Banyuwangi sudah tidak asing lagi kalau ada acara syukuran dan acara makan-makan jika dihidangkan tumpeng serakat dan pecel pitik yang merupakan masakan khas asli orang Osing.

    Berdasarkan pengertiannya tumpeng serakat adalah tuntunan muji nyang pangeran yaitu menuntun umat agar memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa.  Bahannya yaitu dibikin dari beras sebanyak 2,5 Kg, sayur-mayur yang pokok berfilosofi antara lain seperti daun katu, koro, terong, ranti, dadap srep, langkir, mentimun, pakis, kacang, kacang tanah untuk sambal pecel, tegok, kecipir, manisah, pare kecil/hutan, bayem, daun singkong dan genjer juga dengan pecel pitik.

    Yang tidak dimasak itu berupa rumput alang, rumput sakral yang bernama serakat dengan kembang opo-opo serta kembang bambu (paran). Filosofinya daun sawi, daun ranti, manisah, genjer, pakis adalah nawi -nawi nduweni ati susah gancang gelis dibijarno ring gusti. Artinya apabila seseorang yang dalam kesusahan hatinya maka mohon agar Tuhan memberikan petunjuk atau hidayah.

    Daun sawi, langkir, ranti, bayam, kacang, pakis, katu yaitu nawi-nawi Gusti Allah nguweni ketentreman ayem atine/seneng gancang gelis keturutono ( Apabila Tuhan memberikan kebahagiaan semoga cepat terlaksana makanya disitu ada parutan kelapa dicampur jagung dibuat bulat seperti telur itu namanya pelas berarti orang melakukan ritual atau syukuran tumpeng serakat berarti serah dan tirakat mohon berjat atau rahmat yaitu supaya diberi kewelasan oleh Kang Maha Agung atau minta rahmat dan rohim Tuhan Yang Maha Esa

    Serakat dengan alang-alang artinya serah tirakatnya itu selesai syukuran atau tidak mendapatkan halanganapa-apa (serah tirakate maring Gusti Kang Maha Agung supoyo sing nemoni halangan nopo-nopo).

    Tumpeng serakat ini biasanya digunakan orang mau mendirikan rumah, orang syukuran bila mendapatkan rezeki, untuk kenduri perempuan hamil 5 bulan. Dan saat ini tumpeng serakat ini berpasangan dengan pecel pitik yaitu ayam yang sudah bersih dan masih utuh  dibakar kemudian dicampuri parutan kelapa yang sebelumnya diberi bumbu dan rempah beraneka ragam.  Akan tetapi pada waktu berdoa tumpeng serakat ini dulu yang dihidangkan setelah selesai doa baru pecel pitiknya dikeluarkan.

    Pada saat ini tumpeng serakat pecel pitik ini sudah menjadi makanan khas masyarakat Osing dimanapun berada, hampir diperjamuan apa pun baik resmi maupun tidak dipastikan selalu ada, bahkan di warung-warung atau restoran khas Osing merupakan menu wajib yang harus ada karena dicari para tamu dari luar kota maupun mancanegara.  Dan dalam agenda Banyuwangi Festival ada Tumpeng Sewu di Desa Kemiren yang menunya Tumpeng serakat dan pecel pitik ini yang dimakan bersama-sama di sepanjang jalan Desa Kemiren yang biasanya berdatangan orang lokal maupun luar daerah untuk merasakan masakan khas Osing tersebut. (Usik)

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here