Komunitas Nasi Besek Saujana

    0
    110

    Bahagia adalah kata paling menyihir dalam kehidupan manusia. jiwa merinduinya.Akal mengharapinya. Raga berlomba mengejarnya.Akan tetapi kebahagiaan itu adalah godaan yang tega.Ia seolah bayangan yang melipir jika difikir, lari jika dicari, tak tentu jika diburu, melesat jika ditangkap, menghilang jika dihadang.Tinggal kita sendiri yang bisa memaknainya, merasakannya. Bahagia bisa sangat sederhana, tergantung bagaimana menyikapi nya. Contoh nya adalah sedekah atau berbagi, bisa berbagai macam bentuk nya. Yang kita bahas sekarang ada komunitas Saujana berbagi.Mereka sekumpulan orang yang sangat biasa saja, mereka hanya melakukan apa yang harus dilakukan.

    Seperti kata orang bijak, “berbuat baik itu sebaiknya jangan di tunda tunda”. Yang terpenting adalah aksi nyata, tanpa embel embel apapun. Memang terkadang menurut sebagian orang yang nyinyir sempat bilang,” memberi sesuatu kok difoto,?” dsb…. Karena segala sesuatu tindakan yang paling penting adalah niat dari orang tersebut . Titik.Biarlah orang mau berkata apa, semata mata adalah guna kepentingan data Base komunitas tersebut, untuk bukti bahwa kami memang bergerak berbagi, menyampaikan amanah yang sudah dipercayakan donatur kepada komunitas ini.

    Selanjutnya adalah untuk stimulus otak kita, pikiran kita, agar kegiatan ini bisa dicontoh oleh orang yang punya akal dan yang punya pikiran positif. Dan alhamdulillah komunitas saujana yang berdiri hampir mendekati dua tahun ini tetap istiqomah dan selalu saja ada tambahan anggota yang ingin berbuat sesuatu yang baik, bisa bermanfaat untuk orang lain. Ingat bahwa kebahagiaan kita sebenarnya juga terletak pada kebahagiaan yang kita berikan kepada orang lain,maka anda akan mendapatkan kebahagiaan anda sendiri. Bukan sedikit atau banyak nya, tapi Ridho, istiqomah dan qonaahnya. Keikhlasan dan kesederhanaan menjadi kunci kegiatan komunitas saujana berbagi ini. Malah ada salah satu anggota saujana berbagi bernama pak Taufik mengatakan, “ketika saya tidak berbagi nasi bungkus kepada mereka di hari jumat, maka rasanya ada yang aneh, ada yang kurang, itulah semacam ketagihan berbagi kepada sesama….. Disitulah kita bisa disebut menembus cakrawala. Wallahu’alam.

    Komunitas Saujana ini memang memiliki ciri khas berbagi nasi bungkus ditiap hari jum’at pagi atau siang. Tapi sudah dua pekan ini komunitas saujana sudah ada yg berubah, yang biasanya nasi dibungkus daun pisang atau kertas minyak khusus nasi, sekarang sudah berganti wadah dari anyaman bambu, biasa disebut *”besek”*. Disamping nantinya akan menjadi ciri khas dari komunitas ini ketika berbagi nasi dalam wadah besek, juga komunitas ini sangat peduli bahan yang ramah lingkungan, mudah hancur ketika wadah ini sudah tidak terpakai ketika ada di tanah. Komunitas ini tidak hanya berbagi nasi saja untuk dhuafa, seperti yang pernah dilakukan satu bulan lalu di kawasan kampung batara, daerah papring, kec Kalipuro, Banyuwangi. Mereka berbagi tanaman obat mulai Binahong, belalai gajah, delima, Habatusauda dan lain lain.

    Seperti yang terlihat pada hari Jum’at pagi, 27 November 2020. Kegiatan berbagi nasi besek bergerak dari perum kebalenan Indah blok B15, dirumah salah satu anggota saujana bernama Nita. Selanjutnya mereka berangkat beriringan menyisir area kota dari selatan ke arah utara. Mereka dengan semangat berbagi nasi wadah besek dan juga sejumlah kue dalam kotak,sumbangan dari hamba Allah Kepada tuna wisma, abang becak, pemulung dan mereka yang layak untuk menerima sedekah nasi besek ini. Ketika usai berbagi dijalan dan dipasar, kami berhasil menemui salah satu pengurus Komunitas Saujana Berbagi yaitu kang leo Al Ghifari di sela sela salah satu kegiatan nya berjualan ikan cupang murah dan sehat, di kediaman nya yang juga sebagai home base Saujana, jalan Mayor Supono no 6, Stendo,kel Tukang Kayu, Banyuwangi.

    “Alhamdulillah Jumat pagi ini kami sudah melakukan kegiatan berbagi nasi besek kepada mereka yang berhak menerima,” Leo mengawali keterangannya.

    Memang kegiatan ini dianggap sepele oleh sebagian orang, tapi tak mengapa, yang terpenting sahabat saujana disini semua berusaha menjalani nya dengan hati ikhlas tanpa ada maksud apa apa dan hanya sekedar syiar kebaikan. Kegiatan kami ada yang mengababadikan (memotret) hanya bertujuan untuk bukti kami kepada para donatur tetap atau insidentil agar mereka mengetahui seperti apa kegiatan ini.

    Semata mata hanya ingin mengetuk hati para dermawan yang ingin menyalurkan sebagian harta nya melalui komunitas saujana ini,perlu diingat tidak ada maksud lain selain berbagi dengan kerendahan hati dan keikhlasan diatas segalanya. Komunitas Saujana memang identik dengan berbagi nasi, tetapi ada lagi bentuk kegiatan bermanfaat lain yaitu :berbagi paket sembako, kunjungan ke panti /graha jompo, silaturahmi /santunan ke yayasan yatim piatu, bantu korban bencana, gratis mencuci mukenah dan sarung di masjid, bersih masjid ku, pemberdayaan bagi dhuafa yang ingin menjalankan usaha tapi tidak punya modal, sedekah bibit tanaman, dan Insya Allah akan berkembang ke bedah rumah,bayar lunas hutang riba duafa. Semua dana berasal dari para donatur dan juga ada dari anggota saujana sendiri. Dan semua pengurus dan anggota saujana semua sangat menikmati kegiatan berbagi ini. Disela sela kesibukan,mereka bisa meluangkan waktu untuk berbagi ke sesama.

    Sebenarnya kegiatan komunitas Saujana berbagi ini sama dengan komunitas lain yang sudah lama berdiri ataupun yang masih baru.Sama sama ingin dengan sukarela menyisihkan waktu dan menyalurkan hasrat ingin berbuat baik dan bermanfaat bagi sesama. Yang membedakan mungkin dari kemasan nasi yang ingin dibagi yaitu nasi dalam wadah besek,yang lainnya menggunakan nasi wadah dus kotak nasi, atau kertas minyak khusus nasi. Terus dari kostum Saujana yang berwarna oranye kombinasi abu abu.Kang leo menambahkan, masih ada program lain Saujana berbagi yang akan dijalankan kedepannya. Kami masih menerima donasi dari para dermawan,bisa berupa uang atau barang, langsung ke alamat home base Saujana di belakang kantor Damri, atau melalui transfer ke rekening Saujana bank Mandiri Syariah, no rek 7131370878 atas nama Diana Irmawati S.E. dan Miftahurohmah. Diakhir keterangan nya Leo berpesan kepada semua nya, tetap menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan melalui 3 M, jaga badan dengan imun, rawat jiwa dengan iman, euforia pilkada hanya sesaat, siapapun pemenang dan yang akan memimpin Banyuwangi nanti harus diterima dengan legowo,dan disikapi dengan bijaksana.Yang terpenting memelihara semangat berbagi harus selalu di tanamkan di hati, Kang leo juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu atas kepercayaan nya berdonasi atau bersedekah melalui komunitas Saujana Berbagi untuk disalurkan kepada mereka yang berhak,Syukron Katsiran atas bantuan semuanya baik moril dan tenaga kepada komunitas kami semoga apa yang bapak dan ibu lakukan ini bernilai pahala disisi Allah dan dibalas dengan kebaikan, keberkahan dan diganti berlipat oleh Allah Subhanallahu WaTa’ala. Aamiin . Leo Al Ghifari

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here