oleh

Babak Penyisihan Hari Pertama Lomba Musik Patrol di Warung Kemarang Banyuwangi

Spread the love

Lomba patrol banak penyisihan di  Warung Kemarang jalan perkebunan kalibendo km 5 Wonosari Taman Suruh Glagah dikaksanakan Sabtu malam Minggu (24/04/2021) Yang merupakan kerjasama antara Warung Kemarang dengan KOPAT, GBOT, DKB, dan RAVI.

Dalam babak penyisihan lomba patrol kali ini diikuti oleh tiga regu yang akan tampil yaitu grup Laras Wangi dari Glagah, grup Blarak Sempal dari Desa Lateng, dan grup Mbah Gandrung  dari Singojuruh. Karena kondisi hujan deras  maka lomba patrol yang seharusnya dimulai di Omprok maka diselenggarakan di rumah adat induk Osing Warung Kemarang.

Dalam lomba musik patrol ini dipandu oleh Ansori yang terkenal dengan sebutan Ayong Laros dari GBOT.  Sebelum dimulai penampilan Grup Patrol disahului sambutan Ketua DKB Hasan Basri. Menurut Hasan Basri kembalinya gairah kesenian di Banyuwangi dengan ditandainya lomba ini sehingga kesenian musik patrol bisa terselenggara di Warung Kemarang karena pandemi kemarin ditiadakan dan sekarang bisa terselenggara.

“Kesenian di Banyuwangi tumbuh berkembang di masyarakat dengan bukti masyarakat berpartisipasi penuh dengan kekuatan masyarakat sendiri bukan dari pemerintah, kesenuian baik akan tumbuh dan berkembang karena masyarakat sehingga kesenian Banyuwangi bisa berkembang.  Dan Kami ucapkan terimankasih kepada Warung Kemarang yang mau menyelenggarakan lomba musik patrol ini, ” ucap Hasan Basri.

Sebelum dimulai penampilan masing-masing grup terlebih dahulu dijelaskan oleh Ayong Laros yaitu bahwa  penampilan 3 kali,  pertama  sepuluh menit, kedua 5 menit, ketiga 5 menit.

Penampilan pertama yaitu Blarak Sempal dari Lateng Banyuwangi kota.  Yang dimainkan oleh 10 laki yang kesemuanya menggunakan alat musik dari bambu yaitu angklung, gong dengan vokalisnya juga laki-laki dengan lagunya isun lare osing.

Penampilan kedua yaitu dari group Laras Wangi dari Desa Glagah Kecamatan Glagah.  Penampilan dari grup dengan 8 pemain musik bambu dan dua orang vokalis laki laki dan perempuan dengan melantunkan lagu utamanya yaitu Tombo Ati dan diakhiri dengan Umbul-umbul Blambangan.

Penampilan ketiga yaitu grup Mbah Gandrung dari Singojuruh dengan 9 penabuh musik dan 1 vokalis laki-laki.  Berpenampilan dengan begitu kompaknya antara seni tari, musik, dan vokalnya.  Dengan melantunkan lagu-lagu religius dengan shalawatan dan lagu Banyuwangiannya yang bersaing dengan derasnya suara hujan di luar.

Walaupun hujan begitu derasnya akan tetapi tidak menyurutkan para penonton dan supporter menyaksikan lomba musik patrol ini sampai berakhir.(Solihin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed